Reposisi Peran BKKBN dan Filosofi
Kebijakan Pemerintah tentang Desentralisasi Pelaksanaan Program Keluarga Berencana (KB) ditanggapi secara positif oleh Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Propinsi Jawa Tengah. Kebijakan yang dimaksud , khususnya menyangkut bagaimana menaikkan peran dan terbangunnya citra baru dari Program Keluarga Nasional.
Disadari bahwa menurunnya peran dan citra Program Keluarga Nasional berpengaruh menaikkan laju pertumbuhan penduduk. Karenanya perlu segera diambil sikap memperbaiki citra dan peran BKKBN dalam masyarakat demi tercapainya tujuan; menekan laju pertumbuhan penduduk.
Salah satu upaya nyata yang telah dilakukan adalah merubah logo Program Keluarga Berencana. Tujuannya, mempertegas eksistensi dan peran BKKBN yang diselaraskan dengan era kini yang dinamis dan sarat dengan perubahan. Semangat perubahan yang penuh dinamika dan kompak, diwujudkan dalam logo BKKBN yang baru. Digambarkan, satu keluarga terdiri dari ayah ibu dan dua anak terlihat kompak dan dinamis di bawah naungan matahari biru. Pemilihan matahari biru ini menyiratkan sebuah pesan; fajar yang cerah penuh harapan sekaligus mengayomi.
Lalu bagaimana dengan para pelakunya? Apakah mereka juga paham, lebih lagi mendukung seluruh kebijakan yang telah dicanangkan itu?
Di sinilah perlu adanya upaya sosialisasi untuk memasyarakatkan dan mengenalkan logo baru BKBN sebagai symbol semangat dan kebijakan baru BKKBN lewat Program Keluarga Nasional. Sebuah cara dan sikap cerdas yang ditempuh oleh BKKBN Propinsi Jateng adalah mengaplikasikan logo BKKBN dan logo KB yang baru dalam busana batik berlogo KB sebagai pakaian seragam kantor yang resmi.
Harapannya, dengan busana kerja dari batik berlogo KB dan sengaja didesain sebagaimana halnya busana berkelas butik, insan BKKBN yang bersentuhan langsung dengan program KB dengan mudah menjiwai semangat dan peran baru BKKBN tersebut. Pada gilirannya, dalam diri mereka akan tumbuh rasa bangga terhadap institusi , serta lebih berdedikasi dalam melaksanakan setiap tugas dan kewajibannya. Kebijakan membatikkan logo KB untuk seragam kerja ini, BKKBN Propinsi Jateng menggandeng sejumlah UPPKS binaan BKKBN untuk memproduksi batik. Sementara desain busana kerja dan pemasaran busana jadi bekerjasama dengan Puri Fashion.
















0 comments:
Post a Comment